LET'S DO SOME

READING

RISETalk #18: Kabar Remaja Papua Menyambut PON XX Papua 2021

Oleh: Tiara Shafira Azzahra

Pekan Olahraga Nasional XX atau PON XX Papua 2021 telah sukses digelar pada tanggal 2—15 Oktober lalu di Stadion Lukas Enembe, Papua. Ajang olahraga nasional ini awalnya akan diadakan pada 20 Oktober hingga 2 November 2020 lalu, tetapi ditunda keberlangsungannya karena pandemi COVID-19. Dengan motto “Torang Bisa!”, pelaksanaan PON XX Papua disambut dengan sangat baik oleh para remaja Indonesia khususnya para remaja Papua.

Beberapa waktu lalu, RISE Foundation berkesempatan untuk mengobrol bersama Sidik Ajie Pangestu yang merupakan remaja asli Papua mengenai keseruan PON XX Papua 2021. Sidik merupakan salah satu penari yang tampil di Opening Ceremony PON XX Papua 2021. Dia tergabung ke dalam kelompok La Pago di grup Five Territory yang menggambarkan 5 wilayah adat besar di Papua. La Pago berasal dari suku di daerah pegunungan yang menciptakan kesatria-kesatria tangguh di Papua. Menurut Sidik, keterlibatan remaja dalam PON Papua sangat banyak mulai dari menjadi penari hingga volunteer sebagai panitia. Para remaja Papua turut berkontribusi dan menyumbang berbagai materi untuk turut menyukseskan PON.

Meskipun sempat ada kekhawatiran akan terjadinya kluster baru COVID-19 saat penyelenggaraannya, PON XX Papua 2021 cukup aman karena prokes yang dijalankan sangat ketat. Para penonton yang menghadiri venue acara diharuskan sudah menerima vaksin. Selain itu, satgas COVID dan organisasi-organisasi seperti Pramuka juga terlibat langsung untuk membantu pengecekkan prokes.

Dalam penyelenggaraannya, PON XX Papua 2021 tentu saja memberikan banyak sekali dampak positif. PON Papua memberikan pengalaman baru kepada para peserta acara dan volunteer serta peningkatan ekonomi bagi para perajin dan pedagang suvenir khas Papua. Salah satu barang yang paling banyak dicari adalah noken, tas khas dari Papua. Para remaja Papua berharap penyelengaraan PON XX Papua 2021 ini dapat menjadi awal yang baik untuk pemerataan pembangunan infrastruktur ekonomi hingga kesehatan bagi masyarakat Papua. Mereka juga berharap agar ke depannya, diadakan kegiatan yang lebih beragam di Papua untuk menciptakan sejarah-sejarah baru.

Highlight

high level meeting
Article

High Level Meeting Urban Futures in Labuan Bajo: Turning Collaboration into Commitment for West Manggarai’s Food Future

The High Level Meeting (HLM) of Urban Futures Implementation Partners, held on April 30, 2026 at Hotel Sylvia in Labuan Bajo, was one of those moments. It brought together RISE Foundation as the lead of Konsorsium Koalisi Pangan dan Jaringan Orang Muda (Kopaja), Prestasi Junior Indonesia (PJI), and representatives from West Manggarai’s Regional Government Agencies to strengthen collaboration and identify opportunities to integrate Urban Futures approaches and learnings into local government programs.

Read More »